OMK dalam Pusaran Globalisasi

Minggu, 4 November 2007

OMK dalam Pusaran Globalisasi

Globalisasi menawarkan sebuah dunia yang tanpa batas (borderless), dimana informasi, transaksi dan relasi tidak dibatasi oleh teritori negara/kota. Semua orang di seluruh dunia bisa saling berhubungan, bertatap muka dan berkomunikasi lewat internet, telepon genggam dan televisi. Peristiwa apapun yang terjadi di seluruh penjuru dunia dapat langsung diketahui oleh warga dunia dalam hitungan jam, bahkan menit. Dunia yang semakin kecil ini biasa disebut dengan global village (desa yang luas). Globalisasi memang memberi banyak manfaat bagi kehidupan manusia.
Tapi, globalisasi adalah fenomena yang punya dua muka, salah satunya adalah dampak negatif, terutama karena dia membentuk dunia menjadi satu bahasa, satu rasa dan satu selera. Seluruh dimensi kehidupan manusia diseragamkan dalam sebuah standart hidup yang sama yaitu standart hidup versi iklan komersil yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan raksasa di negara-negara maju. Simaklah satu bukti berikut ini; standart perempuan cantik sekarang adalah berkulit putih, berambut lurus, wangi dan langsing. Yang tidak memenuhi standart itu tidak masuk kriteria cantik. Nah, standart itu diciptakan oleh iklan, maka perempuan di seluruh dunia berlomba-lomba memiliki kulit putih, rambut lurus, wangi dan seterusnya.
Globalisasi sebagai sebuah fenomena sudah mendompleng modernisasi yang diwakili oleh kemajuan teknologi informasi. Maka, globalisasi berpengaruh besar pada kebudayaan dan gaya hidup.
Nah, orang muda Katolik (OMK) adalah pihak yang paling dekat dengan perubahan budaya dan gaya hidup ini karena OMK paling getol mengikuti trend terbaru. Masalahnya, budaya dan gaya hidup ini didominasi oleh budaya dan gaya hidup dari barat (baca: negara maju) yang masyarakatnya sudah mapan dan dijiplak mentah-mentah di Indonesia.
Maka, terjadilah salah kaprah besar-besaran dalam budaya dan gaya hidup OMK. Gaya hidup yang konsumtif (gandrung belanja), hedonis (memburu kenikmatan) dan individualis menjangkiti mayoritas OMK.
Dampak globalisasi yang tidak kalah parah adalah melunturnya nilai-nilai luhur yang menjadi karakter bangsa yaitu solidaritas, semangat rela berkorban dan mendahulukan kepentingan bersama. Belum lagi soal krisis moral dan iman yang sampai pada taraf mengkhawatirkan.
Beberapa hal ini terungkap dalam Hari Studi Sekolah Tinggi Filsafat Teologi (STFT) Widya Sasana pada Sabtu-Minggu, 27-28 Oktober lalu di kampus STFT Malang.
Acara yang menjadi tradisi tahunan di kampus para calon pastor ini dihadiri puluhan orang dari Keuskupan Surabaya dan Keuskupan Malang. OMK, pemerhati OMK, pastor dan suster terlibat dalam forum diskusi dan ceramah selama dua hari. Tema tahun ini sama dengan judul artikel ini yaitu “OMK dalam Pusaran Globalisasi”. Kata pusaran sengaja dipilih untuk menggambarkan kompleksitas dampak globalisasi terhadap OMK. Ada dampak langsung dan tidak langsung yang menimpa OMK dan berlangsung sampai beberapa generasi.
Narasumber yang diundang adalah Basis Susilo (Dekan FISIP Unair), Dr. Anita Lie (Dosen FKIP UKWM), Rm Armada Riyanto, CM (Ketua STFT, dosen filsafat), Sr Merry Teresia, Carm (Dosen Teologi STFT), Rm Tri Kuncoro Yekti, Pr (Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Surabaya) dan beberapa aktivis OMK di bidang sosial, rohani dan politik.
Beberapa fokus diskusi dalam acara itu adalah soal dampak globalisasi, pandangan gereja Katolik terhadap globalisasi, potret OMK dan strategi pastoral pendampingan OMK di tengah globalisasi.
Globalisasi adalah tanda-tanda jaman yang menguntungkan dan merugikan. Menolak atau menerima dengan mentah-mentah jelas bukan sikap yang bijak. Menurut Rm Armada sikap yang paling pas adalah mensiasati globalisasi agar kita dapat memetik manfaat dan mengurangi dampak negatifnya.

Yudhit Ciphardian

One Response to “OMK dalam Pusaran Globalisasi”

  1. Sr Teresa, SSpS Says:

    TQ….for your essay..it was help me to write my paper.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: