100 Tahun Kebangkitan Nasional

100 Tahun Kebangkitan Nasional

Tepatnya 100 tahun Hari Kebangkitan Nasional jatuh esok hari, Rabu 20
Mei 2008. Pada hari itulah Budi Utomo genap berusia seabad.

Budi Utomo-lah pembangkit dan penggerak pertama Kebangkitan Bangsa
Indonesia. Pencerahan pertama yang diprakasai oleh para cendekiawan
Indonesia waktu itu, zaman Indonesia dikuasai oleh penjajah Belanda.
Pada mulanya gerakan etis, edukasi, pencerahan. Kemudian oleh
pergerakan-pergerakan berikutnya dibangkitkan untuk memerdekakan
bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda.

Kemerdekaan Indonesia barulah tercapai 17 Agustus 1945. Berarti 37
tahun setelah kebangkitan nasional. Pergerakan-pergerakan pasca-Budi
Utomo akhirnya secara eksplisit bertujuan Indonesia Merdeka.

Gerakan dan perjuangan juga menegaskan tujuan bersama Indonesia
Merdeka, yakni kedaulatan, persatuan, dan kebersamaan bangsa serta
kesejahteraan yang berkeadilan sosial. Secara historis, eksplisit, dan
inspiratif, kerangka dasar Indonesia Merdeka dan tujuan Indonesia
Merdeka dinyatakan dalam Pembukaan UUD 1945 serta batang tubuhnya.
Suatu dasar dan tujuan negara yang mendahului zamannya serta dikagumi
oleh negara-negara lain.

Dewasa ini tahun 2008, seabad kemudian, bagaimana kondisi kita?
Indonesia sudah merdeka dan berdaulat dalam konteks dunia di zaman
globalisasi ini. Indonesia Merdeka masih tegak berdiri di tengah
perkembangan dan perubahan yang juga menimpa bangsa dan negara
Indonesia. Gelombang pasang surut serta perubahan sistem pemerintahan
kita alami. Kenyataannya terutama dalam perihal kesejahteraan
perikehidupan rakyat banyak, kita masih terpuruk dan ketinggalan
dibandingkan dengan negara-negara tetangga, termasuk Vietnam.

Bagaimana kita menjawab ketertinggalan itu? Sekadar ilustrasi yang
sengaja diberi warna ironi. Dewasa ini kita saling menyalahkan, bahkan
unjuk rasa terpicu rencana kenaikan harga BBM. Kita masih dalam eforia
demokrasi dalam gegap gempitanya mencari, membentuk dan melaksanakan
demokrasi yang menjamin kebebasan tetapi sekaligus juga mempercepat
tercapainya format demokrasi yang bisa bekerja keras, cerdas, dan
jujur untuk mewujudkan perikehidupan yang sejahtera bagi rakyat.

Kita bersyukur dan mensyukuri seabad Kebangkitan Nasional berikut
buahnya seperti Indonesia Merdeka, Tanah Air. Kerangka Dasar dan
Tujuan Negara. Seabad Kebangkitan Nasional agar menciptakan momentum
bersejarah yang dalam kebebasan dan keberagaman demokrasi, kita mau
dan mampu lebih cepat menyelenggarakan perikehidupan rakyat banyak
yang sejahtera, adil, dan makmur.

Demokrasi yang tidak sekadar bebas berbicara, tetapi sekaligus
berkarya kreatif demi tujuan Kebangkitan Nasional dan Indonesia
Merdeka. Kita bersama secara tulus memerlukan kritik dan refleksi diri
secara kritis konstruktif. Jangan dibiarkan lewat momentum ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: