Demokrasi Hiburan

Kampanye
Demokrasi Hiburan

Sabtu (12/7) sekitar pukul 10.00, ratusan orang mengerumuni dua panggung yang didirikan berdekatan di Taman Bungkul Surabaya, Jawa Timur. Sebagian anggota kerumunan yang satu asyik bergoyang mengikuti irama lagu dangdut yang dinyanyikan seorang penyanyi dari atas panggung. Anggota kerumunan yang lain ada yang mengentakkan kaki, mengikuti irama lagu rock yang didengarkan dari panggung lainnya.

Mereka yang tampil di kedua panggung itu adalah peserta lomba menyanyikan lagu dangdut dan rock yang digelar tim kampanye Sutjipto-Ridwan Hisjam, pasangan calon gubernur Jawa Timur (Jatim) periode 2008-2013. Acara itu sendiri merupakan bagian dari kampanye pasangan yang didukung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini.

”Lumayan, hitung-hitung dapat hiburan gratis,” kata Wanto, pengunjung yang beberapa kali berjoget mengikuti irama musik dangdut. Mungkin karena asyiknya bergoyang, dia tidak mempermasalahkan ketidakhadiran Sutjipto ataupun Ridwan di panggung itu. ”Yang penting musik,” katanya.

Keasyikan untuk mendengarkan nyanyian, terutama yang dilagukan oleh penyanyi pujaannya, juga dialami Mujijah saat menghadiri kampanye calon gubernur Jatim lainnya, Khofifah Indar Parawansa, di Alun-alun Jombang, Jumat (11/7). ”Saya suka suaranya. Juga kasihan karena harus berpisah dengan suaminya,” kata Mujijah saat melihat penyanyi Dewi Yull yang bernyanyi di panggung bersama Khofifah.

Dalam kampanye yang dihadiri sekitar 4.000 orang yang umumnya perempuan ini, Dewi Yull bahkan mengubah lirik lagu yang dinyanyikannya dengan permintaan, ia didoakan agar memperoleh suami yang baik hati.

”Saya sudah lama mengenal Ibu Khofifah sehingga ketika tahu dia akan maju dalam Pilkada Jatim, saya langsung mendatanginya dan menawarkan bantuan,” kata Dewi Yull dari atas panggung.

Selain Dewi Yull, dalam kampanye Khofifah juga sering didatangkan artis lain, seperti Rhoma Irama. Keberadaan para artis ini menjadi salah satu faktor penting dalam mendatangkan massa. Bahkan, tujuan seseorang menghadiri suatu kampanye sering kali bukan untuk mendengarkan program atau janji para calon, tetapi melihat artis atau hiburan musik.

Kenyataan itu juga terlihat dalam kampanye pasangan Soenarjo-Ali Maschan Moesa di Lapangan Balong Panggang, Gresik, Jatim, Rabu pekan lalu. Untuk menunggu pasangan yang diusung Partai Golkar ini, massa yang telah berkumpul sejak pukul 11.00 dihibur oleh sebuah grup musik dangdut.

Ironisnya, saat Soenarjo dan Ali Maschan tiba sekitar pukul 14.00 dan para musisi bersama semua penyanyi berganti membawakan lagu yang sudah disiapkan khusus untuk menyambut pasangan ini, berangsur massa meninggalkan lapangan.

Akibatnya, ketika Soenarjo dan Ali Maschan naik panggung, hanya separuh lapangan yang terisi. Padahal, sebelumnya massa memadati lapangan hingga ke pinggir. Orasi Soenarjo dan Ali Maschan yang menggebu-gebu ternyata tidak cukup kuat membuat massa kembali memadati lapangan.

Hal serupa juga dialami calon wakil gubernur Saifullah Yusuf saat berkunjung ke sejumlah pesantren di Madura, Selasa pekan lalu. Sejumlah santri yang menyambut rombongan ini justru lebih antusias melihat Adjie Massaid, anggota DPR dari Partai Demokrat yang juga aktor. Bahkan, tepuk tangan panjang terdengar saat Saifullah mengatakan Adjie belum punya istri.

Yang penting hiburan

Tingginya antusiasme masyarakat terhadap hiburan selama kampanye, dan praktis hanya pasangan Achmady-Suhartono yang diusung Partai Kebangkitan Bangsa yang belum membawa artis, agaknya menunjukkan bahwa demokrasi di Indonesia tidak hanya masih prosedural dan belum substansial, tapi juga masih sebatas hiburan.

Oleh karena itu, tidak aneh jika yang banyak memenangi pilkada atau yang berkuasa adalah mereka yang populer dan pandai menghibur. Bukan yang dapat memecahkan masalah mendasar rakyat seperti kemiskinan. (RAZ/IDR/NWO)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: