Larry Page & Sergey Brin

Menemukan Lentera Jiwa Dengan Googling Di Dunia Maya

Larry Page - Sergey BrinSiapa yang tak pernah memakai Google. Ingin mencari sesuatu di belantara dunia maya? Tinggal Googling” saja. Masukkan kata kuncinya di situs Google, dan seketika itu juga berbagai macam halaman yang terkait sesuai pencarian akan muncul langsung di layar komputer anda. Tapi tahukah anda, kalau mesin pencari tersebut ternyata dibuat oleh 2 orang sahabat dari sebuah garasi bahkan mereka rela keluar dari universitas tempat dimana mereka bersekolah?

Masih muda, usianya baru di awal 30-an, namun kekayaannya mencapai miliaran dolar. Nama kedua orang itu adalah Larry Page dan Sergey Brin. Mereka adalah pendiri Google, situs pencari data di internet paling terkenal saat ini. Sebelumnya mereka memang tak pernah menduga Google akan sesukses sekarang. Kedua orang yang terlahir dari keluarga ilmuwan – ayah Sergey adalah doktor matematika, sedangkan Larry adalah putra almarhum doktor pertama komputer di Amerika – ini memang hanya berangkat dari sebuah masalah sederhana.

Seperti banyak pebisnis besar IT yang mengawali bisnisnya di ruang garasi. Brin dan Page-pun juga melakukan hal tersebut. Fakta bahwa google dibangun oleh dua mahasiswa cerdas memang tidak terbantahkan. Sergey Brin bahkan dikatakan oleh banyak profesor penguji di Stanford sebagai salah satu mahasiswa paling cerdas yang pernah diajarnya, Mahasiswa imigran dari Rusia ini memang mewarisi kecerdasan dari sang ayah yang seorang akademisi universitas juga.

Brin dan Page memulai konsep rancangan google mereka ketika keduanya bersama-sama menyelesaikan riset doktoral di kampus yang sama. Saat itu hanya ada beberapa Web Search Engine yang eksis di dunia,dan itupun menurut mereka masih banyak bugs dan kekurangan yang mendasar sebagai sebuah search engine. Salah satu yang menarik bahwa nama google ini sekarang telah menjadi kata kerja yang populer di Amerika sendiri. Orang banyak menyebut kata googling untuk merujuk pada proses pencarian akan suatu content di belantara maya. Padahal kalau ditelusuri,kata google ini berawal dari sebuah kesalahan eja dari Brin dan Page sendiri. Waktu itu kata yang akan mereka gunakan adalah Googol, yang berarti sesuatu yang tak terbatas dalam istilah matematika. Namun karena kesalahan ketik dan eja,web yang mereka publishpun menggunakan kataGoogle. Sesuatu yang pada akhirnya justru mereka sukai.

Agar lebih fokus, akhirnya mereka rela drop out dari program doktor mereka di Stanford University untuk mengembangkan Google. Pada awalnya pun mereka tidak mencari keuntungan dari proyek tersebut. Malah, kedua orang itu berangkat dari sebuah ide sederhana. Yakni, bagaimana membantu banyak orang untuk mempermudah mencari sumber informasi dan data di dunia maya. Mereka sangat yakin, ide mereka akan sangat berguna bagi banyak orang untuk mempermudah mencari data apa saja di internet. Mereka berusaha memecahkan masalah tersebut, dan berbagi dengan orang lain. Namun, justru dengan kesederhanaan, mampu membuat Google saat ini menjadi mesin pencari terdepan, dikunjungi lebih dari 300 juta orang perhari. Diterjemahkan dalam 88 bahasa dengan nilai saham mencapai lebih dari 500 dolar AS per lembar, membuat sebuah kesederhanaan menjelma menjadi kekuatan yang luar biasa.

Terlepas dari jumlah kekayaan mereka sekarang yang membuatnya menjadi orang-orang terkaya di Amerika, ada beberapa hal yang perlu dicontoh dari kisah sukses mereka. Satu hal yang pertama, yang disebut Sergey Brin, yang kini menjabat sebagai Presiden Teknologi Google, yakni tentang kekuatan kesederhanaan. Menurutnya, simplicity web adalah hal yang disukai penjelajah internet. Dan, Google berhasil karena menggunakan filosofi tersebut, menghadirkan web yang bukan saja mudah untuk mencari informasi, namun juga menyenangkan orang.

Kunci sukses lainnya yaitu mereka tidak melupakan jasa orang-orang yang mendukung kesuksesan mereka. Larry dan Sergey sangat memerhatikan kesejahteraan SDM di Google. Kantornya yang diberi nama Googleplex dinobatkan sebagai tempat bekerja terbaik di Amerika tahun 2007 oleh majalah Fortune. Di sana suasananya sangat kekeluargaan, ada makanan gratis tiga kali sehari, ada tempat perawatan bagi bayi ibu muda, bahkan sampai kursi pijat elektronik pun tersedia. Mereka sadar, di balik sukses inovasi yang dilakukan Google, ada banyak doktor matematika dan lulusan terbaik dari berbagai universitas yang membantu mereka.

Sebuah niat mulia, meski sesederhana apapun, jika dilandasi kerja keras dan integritas yang tinggi, akan menghasilkan sesuatu yang istimewa. Dan siapa sangka, Lentera Jiwa terkadang bahkan muncul dari niat yang mulia tersebut. Google yang mereka dirikan dengan Lentera Jiwa sepenuhnya terbukti telah membantu banyak orang untuk bisa mendapatkan apa saja dari internet. Kini, mereka pun mendapatkan imbalan yang bahkan tak diduga sebelumnya. Dan 2 sahabat Larry serta Sergey membuktikannya sendiri. [dr.m]

 

One Response to “Larry Page & Sergey Brin”

  1. Arfan Says:

    Situs Pertemana Indonesia.

    Buka dan signup yaa. di http://www.indogoo.com/..

    Salam Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: